Seorang karyawan baru yang super suka ikut campur perkara orang lain punya satu prinsip simpel: kalau ada yang bisa dibantu, kenapa harus diam. Namun sikapnya itu bentrok dengan rekan kerjanya yang pendiam dan perfeksionis, tipe orang yang ogah disentuh urusannya. Dari proyek bareng yang serba canggung sampai salah paham konyol di ruang kerja, keduanya dipaksa sering bareng. Pelan-pelan, cewek kepo ini belajar bahwa niat baik perlu izin, sementara si cowok sadar bahwa membuka diri bukan berarti kehilangan kontrol. Ketika ritme kerja makin padat dan drama kantor makin rame, keduanya mulai saling jadi tempat pulang. Momen-momen kecil seperti berbagi payung sepulang lembur, pesan singkat yang jujur, hingga berani bilang tolong dan maaf, jadi bahan bakar hubungan mereka. Di titik krusial, mereka mencoba bikin ulang definisi membantu: bukan menyetir hidup orang, tapi hadir tanpa memaksa. Dari situ, rasa suka yang awalnya samar tumbuh jadi cinta yang terasa dewasa, hangat, dan bikin senyum sendiri.
Dilarang Toxic, Rasis, atau menimbulkan kerusuhan!
Yang ikut kerusuhan bakal kena ban juga! Jadi diemin aja, cukup laporin ke admin!
Dilarang pakai foto profil cabul!
Dilarang mengirim foto atau GIF cabul / tidak senonoh!
DILARANG KOMENTAR SOAL POLITIK!!
Yang belum tau cara spoiler, tolong lihat tutorial dulu yaa saudaraku!
DILARANG SPOILER ENDING!!
Cukup 1–2 chapter ke depan aja!
DILARANG SPAM KOMENTAR BUAT LEVELING!
Yang cuma spam emot atau komen hal yang sama tiap chapter juga kena ban!
Intinya, leveling nggak wajar = auto ban! Tolong yaa, yang normal aja 🙏
📣 Noted:
Yang melanggar rules di atas akan langsung kena BAN! Tanpa peringatan!
🔒 Akun komentarmu akan dibanned permanen dan tidak bisa balik lagi!!!
Your Reaction?
0 Responses
0 Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!